BUKA SEKOLAH DAI LEVEL 2

Prabumulih Times //.Kalau kita dengar kata Level, biasanya kita ingat makanan seblak dengan level kepedasan yang berbeda, level 1, level 2, level 3.

Tapi tidak dengan sekolah dai level 2. Program ini adalah program tindak lanjut sekolah dai yang digagas dan sudah berjalan enam bulan lebih terhitung dari bulan Maret sampai September 2021.

Program sekolah dai Level 2 memang beda dengan level 1. Pada level 2, peserta dituntut lebih serius dan materi yang disajikan pun lebih menarik, diantaranya kajian tafsir Al Quran, tafsir Hadits, Fiqh Dakwah, Retorika Dakwah, Perkembangan Dunia Islam Kontemporer, dan sebagainya.

Program Sekolah Dai Level 2 resmi dibuka pada hari Sabtu l, 9 Oktober 2021 oleh ketua Ikadi Prabumulih ustadz Mohamad Mufid, M.Pd.I dan dihadiri oleh beberapa ormas Islam Prabumulih seperti BKPRMI, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Yayasan Ishlahul Ummah.

Sekolah da’i level 2 kali ini akan dilaksanakan selama 12 kali pertemuan atau 3 bulan (Oktober- Desember) di sekretariat bersama IKADI Salimah di Jalan Matahari Gunung Ibul, Prabumulih Timur.

Sekolah da’i LEVEL 2 gelombang pertama ini bersifat terbatas. Pesertanya pun dibatasi hanya 20 orang siswa saja yang berasal dari alumni pelatihan khutbah Jum’at dan kultum Ramadhan yang aktif mengikuti kegiatan sekolah da’i sebelumnya.

Ketua IKADI prabumulih Mohamad Mufid, saat ditemui wartawan mengatakan kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen IKADI Prabumulih untuk memberikan layanan dan memfasilitasi para peserta untuk mengembangkan potensi keterampilan di bidang dakwah.

“Alhamdulillah peserta sangat antusias. Rencana awal peserta dibatasi maksimal 20 orang. Ternyata peserta yang mendaftarkan diri melebihi target pendaftaran sampai 37 orang. Makanya kita buka gelombang kedua dan sudah terdaftar di bulan Januari-Maret 2022” jelas ustadz Mufid

Tak hanya itu pada akhir pertemuan dibilang Desember nanti, para peserta akan diajak rihlah ke Pagaralam.

Kepala sekolah DA’I level 2 muslimin jamir saat dibincangi mengatakan “Insya Allah di akhir pertemuan ke 12 para peserta sekolah dai kita ajak untuk Rihlah ke Pagar Alam sebagai salah satu penerapan metode pembelajaran karya wisata” tutur muslim (red)

HSS120

IKADI BUKA SEKOLAH DA’I LEVEL 2

Ikadi (ikatan da’i Indonesia) kota prabumulih kembali melanjutkan giat sekolah da’i.sempat terhenti karena pandemi, sekolah da’i yg semula dilaksanakan secara bergilir dari masjid satu kemasjid yang lain.Ada yang beda dari biasanya, sekolah da’i LEVEL 2 yang baru dibuka hari Sabtu 9 Oktober 2021 oleh ketua Ikadi Prabumulih ustadz Mohammad Mufid MPdI dan dihadiri oleh beberapa ormas Islam Prabumulih seperti Bkprmi dan Yayasan islahul ummah.Sekolah da’i level 2 kali ini akan dilaksanakan selama 12 kali pertemuan atau 3 bulan ( Oktober- Desember) di gedung IKADI Salimah jalan matahari gunung ibul.Sekolah da’i LEVEL 2 gelombang pertama ini bersifat terbatas, pesertanya pun dibatasi 20 orang siswa saja yang berasal dari alumni pelatihan khutbah Jum’at dan kultum Ramadhan yang aktif mengikuti kegiatan sekolah da’i sebelumnya.Ketua IKADI prabumulih Mohammad Mufid, saat ditemui wartawan mengatakan

IKADI GELAR LOMBA KHUTBAH JUM’AT

Prabumulih times – IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) Prabumulih kembali melanjutkan kegiatan Sekolah Da’i. Kali ini prgram sekolah da’i diisi kegiatan “lomba khutbah Jum’at” yang diikuti peserta dari perwakilan-perwakilan masjid yang ada di prabumulih.

Giat lomba khutbah Jum’at tersebut merupakan kelanjutan dari program Pelatihan dan Bedah Buku “Khutbah Jum’at Penggugah Iman” karangan Ketua IKADI Mohammad Mufid, M.PdI bersama para asatidz lainya yang bertempat di Aula Islahul Ummah beberapa waktu lalu yang diikuti sebanyak 160 peserta perwakilan dari masjid-masjid se-Kota Prabumulih.

Giat lomba khutbah Jum’at tersebut dibatasi sampai 40 orang peserta dari alumni pelatihan dan Anggota halaqoh Ikadi Prabumulih.

Ketua IKADI Prabumulih Mohammad Mufid, M.PdI didampingi Kepala Sekolah Da’i Muslimin Jamir mengatakan kegiatan lomba khutbah Jum’at adalah komitmen IKADI memfasilitasi para alumni pelatihan sekolah da’i dan anggota halaqoh Ikadi untuk menjadi calon-calon Khotib yang handal dan teruji “Kegiatan lomba dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Pertama, Pembukaan dilanjutkan perlombaan hari Sabtu 11 September 2021 di Masjid Al Muhajirin Sukajadi. Kedua, lomba khutbah hari kedua hari Ahad, 12 September 2021 di masjid Nurul Iman Sukajadi. Ketiga, akan dilaksanakan hari Ahad, 19 September 2021” ujar Mufid

Selanjutnya Ustadz Mufid juga menyampaikan jika Lomba diadakan selama tiga kali pertemuan karena total yang dibutuhkan memang banyak. Satu peserta tampil 10 menit. Jika dikalikan seluruh peserta sebanyak 48 peserta, maka dibutuhkan waktu 480 menit atau 8 jam.

Kepala sekolah DA’I Muslimin Jamir, S.IP, MM yang juga merupakan owner dari MJ QUA menuturkan, peserta lomba khutbah Jum’at ini, hanya berasal dari para pengurus Ikadi, Anggota Halaqoh dan alumni pelatihan yang selama ini telah dilaksanakan oleh IKADI. mudah-mudahan ke depan, kita akan melaksanakan kegiatan serupa dengan mengundang para calon-calon Khotib yang berasal dari luar IKADI.

“Terimakasih atas partisipasi dari para peserta lomba, disamping untuk menjalin silaturahmi, harapan kita semua jika kegiatan ini akan terlaksana dengan baik dan juga akan menghasilkan para Khotib yang profesional,” tutur Muslimin jamir.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Prabumulih yang diwakili oleh Sekjen DMI ustadz Amzah Nadi, selain itu juga dihadiri Anggota DPRD kota prabumulih ustadz H Mat Amin SAg. Selaku tokoh Agama dan tokoh masyarakat beliau juga yang selalu memberikan support atas kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini.

Beberapa peserta saat ditemui wartawan menuturkan sangat antusias mengikuti kegiatan lomba. Salah satunya adalah M.Fathurrahman dari Gemawang. Satu peserta ini rela menempuh perjalanan 1 jam lebih hanya untuk ikut lomba khutbah, karena memang sebelumnya pernah tergabung dan tercatat sebagai alumni pelatihan

Peserta dari Masjid Al hijrah inaholan prabujaya Indra hernorjen juga berharap jika kegiatan ini bisa menjadi jembatan bagi para peserta untuk menjadi bagian dari para pendakwah khususnya di kota Prabumulih dan ini juga bisa menjadi alasan bagi pemerintah untuk segera memberikan izin untuk semua kegiatan umat Islam di masjid-masjid. (H’ry)

Berlomba dalam kebaikan

اَلْحَمْدُ ِللهِ هَدَانَا لِهٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِىَ لَوْلاَ اَنْ هَدَانَا الله ُ أَشْهَدُأَنْ لاَّ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ
.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلٰى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيـُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Hadirin sidang Jumat yang berbahagia

Marilah kita kembali merenungkan apa hakikat Allah menciptkan kita di muka bumi ini. Tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah dengan melakukan amal-amal terbaik.

Allah menyatakan di dalam Al-Quran:

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Artinya: “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia (Allah) menguji kalian, siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya. Dan Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. (QS Al-Mulk [6] : 2).

Pada ayat ini Allah menyebut bahwa prestasi hidup dilihat bukan dengan yang paling banyak amalnya. Akan tetapi yang paling baik amalnya.

Para ulama menjelaskan, makna paling baik amalnya, adalah mereka yang beramal dengan paling benar dan paling ikhlas (ashwabahu wa akhlashahu).

Begitulah, amal-amal terbaik adalah amal-amal shalih, yang dikerjakan dengan hanya mengharap ridha dan perjumpaan dengan Allah. Seperti dalam firman-Nya:

فَمَن كَانَ يَرۡجُواْ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلۡيَعۡمَلۡ عَمَلاً۬ صَـٰلِحً۬ا وَلَا يُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦۤ أَحَدَۢا

Artinya: “Barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia melakukan amal shalih dan tidak mempersekutukan dalam beribadah kepada Rabb-nya dengan sesuatu apapun”. (QS Al-Kahfi [18]: 110).

Dengan senantiasa beramal shalih, amal yang benar lagi ikhlas, kita berharap akan terus meningkat seiring dengan semakin bertambahnya umur kita.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyebutkan di dalam haditsnya:

خَيْرُالنَّاسِ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ وَشَرُّالنَّاسِ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَسَاءَعَمَلُهُ.

Artinya: “Sebaik- baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan bagus amalnya dan seburuk-buruk manusia adalah orang yang panjang umurnya dan buruk amalnya.” (H.R. Ahmad, Turmudzi dan Hakim).

Pada hadits lainnya disebutkan:

مَنْ كَانَ يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ اَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ اَمْسِهِ فَهُوَ خَاسِرٌ وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِنْ اَمْسِهِ فَهُوَ مَلْعُوْنٌ

Artinya: ‘Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka ia beruntung, barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka ia merugi dan barang siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka ia dilaknat”. (H.R. Al-Hakim).

Kaum Muslimin yang dirahmati Allah

Karunia hidup sebelum mati, waktu yang tak bisa diputar lagi ke belakang, adalah sesuatu yang sangat berharga bagi kita seorang Muslim. Bahkan lebih berharga daripada harta dunia yang kita miliki. Karena harta dunia apabila hilang maka masih bisa kita cari. Sementara waktu, umur, hidup, apabila telah berlalu tidak mungkin untuk kembali lagi. Sehingga tidak ada yang tersisa dari waktu yang telah lewat kecuali apa yang telah dicatat oleh malaikat. Baik buruk, besar kecil, semua tercatat sebagai amal kita.

Maka sungguh betapa ruginya orang yang tidak memanfaatkan waktunya untuk selalu menambah amal kebajikan, apalagi jika kemudian malah dipenuhi dengan kemaksiatan demi kemaksiatan.

Karena itu, marilah kita jadikan hidup ini penuh dengan prestasi-prestasi kebaikan di sisi Allah. Terlebih jika itu menyangkut juang umat, tarbiyah, dakwah dan jihad di jalan Allah. Maka marilah kita koreksi diri kita, sudahkah kita berkontribusi lebih maksimal lagi, berprestasi lebih optimal lagi, sesuai apa yang Allah karuniakan kepada kita. Sebab semua akan ada pertanyaan dan pertanggungjawabannya atas apa-apa yang kita miliki.

Harta, ilmu, fasilitas, makanan, kendaraan dan semua yang kita akui sebagai milik kita, akan ada konsekwensinya di hadapan Allah. Dan Allah tidak menulis apa-apa yang kita hayalkan, ingin ini ingin begitu, tetapi wujud nyata amal sholehnya. Itulah hakikat amal kita.

Untuk itu, marilah kita kuatkan prestasi kita untuk menabung di kampung akhirat, akhirat oriented. Seperti digariskan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:

مَنْ كَانَتِ الآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِى قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِىَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهَ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا قُدِّرَ لَهُ

Artinya: “Barangsiapa yang niatnya untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk padanya. Barangsiapa yang niatnya hanya untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. At-Tirmidzi).

Demikian halnya kita dalam bekerja, beramal, beraktivitas, beribadah, dan berkegiatan lainnya, hendaknya menghasilkan karya-karya terbaik. Karya terbaik hanya akan dihasilkan dengan usaha maksimal, kesungguhan, fokuskonsentrasi tinggi, ketelitian dan ketawakkalan kepada Allah.

Apalagi kaum Muslimin diharapkan menjadi generasi terbaik, terbaik amalnya, terbaik kerjanya, terbaik ibadahnya, yang diperuntukkan untuk kemaslahatan manusia. Kelak manusia banyak pun akan melihat hal-hal terbaik yang kita lakukan sebagai prestasi hidup ini.

Kalau kita ingin kembali menduduki posisi sebagai umat terbaik, maka layaklah kita melakukan hal-hal luar biasa, amal-amal luar biasa, ibadah, kerja, karya yang luar biasa, dalam arti semaksimal mungkin, seoptimal mungkin.

“Fastabiqul khairaat,” berlomba dalam kebaikan, itu kata kuncinya.

Allah menyebutkan di dalam ayatnya:

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya : “Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Dimana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS Al Baqarah [2]: 148).

Semoga Allah memberikan pertolongan dan kekuatan kepada kita untuk dapat bersama, bekerja, dan beraktivitas, beramal shalih, yang dapat menghasilkan karya-karya terbaik, prestasi terbaik, untuk keridhaan Allah dan untuk kemaslahatan umat. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin. (A/RS2/RS3)

بَارَكَ الله لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذْكُرَ الْحَكِيْمَ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَاِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ العَلِيْمُ, وَأَقُوْلُ قَوْلى هَذَا فَاسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم

IKADI MENGINISIASI PEMBANGUNAN RUMAH TAHFIDZ DAN MUSHOLLA ULUL ALBAB

Sriwijayatimes.Prabumulih // Dakwah. Ya sepertinya kata dakwah tidak asing di telinga kita. Dakwah dapat dimaknai dengan mengajak orang berbuat kebaikan, baik dengan lisan, tulisan maupun perbuatan.Ikadi kota Prabumulih Memiliki komitmen untuk terus menerus mengabdi kepada ummat, terutama kota Prabumulih.Salah satu bentuk pengabdian IKADI adalah pembangunan Rumah Tahfid Ulul albab yang beralamat di Jalan Sinta RT 03 RW 08 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.Keberadaan rumah tahfidz ini dipelopori oleh salah satu pengurus Ikadi Prabumulih bidang Pendidikan dan Pelatihan, ustadz Rahmat Hidayat Al Hafidzbermodal keahlian dan pengalaman sebagai guru ngaji tradisional dan tanah wakaf dari hamba Allah yang dermawan,
Ustadz Rahmat Hidayat mencoba merintis pembangunan rumah tahfidz Ulul albab bersama ketua IKADI Prabumulih, Mohamad Mufid, M. Pd.I dan didukung oleh H. Mat Amin, S.Ag yang merupakan pembina Yayasan Ishlahulslahul Ummah dan anggota DPRD kota Prabumulih.Puncak dari realisasi pembangunan rumah tahfidz tersebut, pada hari Selasa, 1 Juni 2021 bertepatan dengan hari Lahir Pancasila melakukan giat perdana pembangunan dengan peletakan batu pertama yang dibuka oleh Walikota Prabumulih, Ir Ridho MM Yahya yang diwakili oleh asisten 3 H.M Rasyid, S.Ag MM.Pada saat sambutan, ustadz Rahmat Hidayat menyampaikan visi misi dan harapan kedepan jika rumah Tahfidz tersebut akan menjadi salah satu sumber pencetak generasi Qur’ani, terkhusus di wilayah Prabumulih dan sekitarnya.Pada kesempatan tersebut, Ustadz Rahmat mempersilahkan dan membuka lebar pintu bagi para dermawan yg ingin memberikan investasi akhirat dalam bentuk apapun
“Seberapa pun sumbangan bapak Ibu terhadap pembangunan Rumah tahfidz Qur’an dan Musholla Ulul Albab, insya Allah akan dicatat oleh Allah SWT. Dan tentunya akan bernilai kebaikan. Insya Allah.” Jelas Rahmat dengan logat bandungnya.Selanjutnya H.M Rasyid S.Ag mewakili Walikota Prabumulih mengatakan jika pemerintah sangat mendukung penuh pembangunan rumah tahfidz tersebut yang merupakan salah satu cita cita besar Kota Prabumulih, yakni PRIMA dan Berkualitas, Prestasi Religius Inovatif Mandiri dan Aman.”Tentunya kami bukan sekedar mendukung saja, insya Allah kita juga akan membantu. nanti mohon minta nomer rekening saja ya …” Ujar pemilik SIT Al Hasanah tersebut.Dtengah kegiatan peletakan batu pertama camat prabumulih Utara Hendri dunan menyampaikan lewat media bahwa pihak kecamatan juga sangat mendukung dan akan menjadi salah satu bagian dari berdirinya pusat pembentukan karakter islami di daerah kita ( pbm Utara. Red)Kemudian lurah Wonosari Dwi indah W berharap kedepannya semoga dengan dibangunnya musholla dan rumah tahfiz ini bisa mencetak para hafidz dan hafidhoh yang handal dan bermanfaat bagi lingkungan, nusa bangsa dan agama. “Yang pasti kami mendukung setiap kegiatan yang bersifat positif dan sejalan dengan program dari Pemerintah Kota Prabumulih” tukas buk lurah dengan ramah.Sementara itu H Mat amin SAg selaku mitra juga menyampaikan dukungannya terhadap dibangunnya rumah tahfidz Ulul albab tersehut”Pada prinsipnya kami mendukung program mulia ini. Semoga ke depan berjalan lancar dan sukses” jelas pembina yayasan islahul ummah sembari tersenyum.Disela kegiatan, Ketua IKADI sendiri menyampaikan Terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendoakan dan mendukung program ini.”Inilah salah satu wujud komitmen IKADI Kota Prabumulih mendukung pembangunan kota Prabumulih dibidang keagamaan. Salah satunya membangun rumah tahfid dan musholla untuk warga disekitar. Bukan hanya dibidang keagamaan, IKADI juga merintis dibidang ekonomi dan unit usaha, salah satunya Bengkel Sepeda Motor Sehati bermitra dengan Yayasan Ishlahul Ummah. Mohon doa ke depan semoga IKADI dapat terus berkontribusi untuk ummat, terkhusus di Kota Prabumulih” jelas ustadz mufid yg juga berlogat Jawa.Selanjutnya dengan semua do’a dan dukungan masyarakat, pemerintah dan seluruh pihak terkait tentunya harapan seluruh umat muslim jika rumah tahfidz dan Mushola Ulul albab akan segera selesai dan difungsikan. (HSS)

Jelang akhir Ramadhan. IKADI giat satu jam khatam Al-Qur’an

Sriwijaya Times Prabumulih | Dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan 1442 H , IKADI prabumulih mengadakan kegiatan semarak Ramadhan 1442 H yang diadakan di gedung IKADI Salimah jl. Matahari gunung ibul hari Jum’at 25 Ramdhan 1442 H (07/05/2021)

Acara yg bertujuan untuk meningkatkan ibadah dan ukhuwah islamiah serta sebagai momen silaturahmi di bulan yg penuh berkah Ramadhan 1442 H tersebut diisi dengan kegiatan satu jam khatam Al-Qur’an .

Acara tersebut melibatkan ketua dan anggota IKADI, pembina IKADI ( ustd Sugiarto SKM), anggota halaqah IKADI dan UBC Prabumulih. selain giat khatam Al-Quran satu peserta per satu juz, kegiatan tersebut juga diisi dengan ceramah agama oleh ustadz Sugiarto SKM (pembina Ikadi) dilanjutkan dengan acara buka bersama.

ustadz sugi( sapaan akrab Sugiarto SKM) dalam ceramah singkatnya mengatakan kegiatan khatam Al-Quran tersebut kedepan insyaallah akan menjadi agenda rutin IKADI pada tiap bulan suci Ramdhan, yg mana kegiatan khatam ini sangat baik untuk memupuk dan meningkatkan kualitas ketaqwaan kepada Allah SWT, dan ketaqwaan tersebut akan terlihat setelah ramadhan berakhir, itulah yg disebut Istiqomah.

” Kunci Istiqomah adalah yg pertama berkumpulah dengan orang-orang shaleh, belajar untuk terus menambah ilmu dan marilah kita jaga kebersamaan agar kita dapat menjaga Istiqomah di bulan ramadhan dan bulan-bulan setelah ramadhan” ujar ustadz Sugi dalam tausiahnya.

Ketua IKADI ust Mohamad mufid mengatakan bahwa Kegiatan ini sebagai salah satu sarana untuk menjalin silaturahmi, terkhusus kepada pengurus IKADI. Salah satu bentuk kegiatannya adalah buka puasa bersama, dengan diawali tilawah 1 juz setiap peserta.

Selanjutnya ketua IKADI Prabumulih ustadz Mohamad Mufid MPdI yang juga sebagai pelaksana menuturkan bahwa kegiatan ini sangat positif dan perlu kita dukung bersama.

“Ramadhan bulanya Al-Qur’an seperti khatam Qur’an. Kita semua diperintahkan Allah untuk berlomba-lomba amal shaleh dan memberikan kualitas ibadah terbaik” jelas ketua IKADI Prabumulih.(Har)

Semarak Ramadhan. Panitia bersama Ikadi, takmir masjid Al-Muhajirin dan kelurahan Sukajadi gelar lomba adzan dan hafalan surat pendek

Sriwijaya Times Prabumulih | Dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan 1442 H , Kelurahan Sukajadi Prabumulih Timur bersama dengan IKADI mengadakan kegiatan semarak Ramadhan 1442 H yang diadakan di masjid Al-Muhajirin jl. Ra Kartini Sukajadi dan masjid Baiturrahman Perumnas Sukajadi hari Sabtu dan Ahad 12 dan 13 Ramdhan (24-25/04/2021)

Acara yg bertujuan untuk meningkatkan ibadah dan ukhuwah islamiah serta sebagai momen silaturahmi di bulan yg penuh berkah Ramadhan 1442 H tersebut diisi dengan kegiatan lomba adzan dan hafalan surat pendek

Acara tersebut melibatkan siswa SD dan SMP yg berasal dari utusan mushalah dan masjid juga yayasan yg berada di lingkungan kelurahan sukajadi sebagai peserta

Ketua panita pelaksana Hilman Said mengatakan bahwa acara tsb menargetkan untuk mengikutsertakan 50 peserta , namun antusias dari warga dan pengurus masjid di kelurahan Sukajadi akhirnya acara tersebut dikikuti oleh 55 peserta yg terdiri dari 30 peserta lomba adzan dan 25 peserta lomba ayat- ayat pendek. Dan kemungkinan peserta masih akan bertambah karena untuk pendaftaran lomba ayat pendek masih dibuka.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan lurah Sukajadi BPK Deni trianzah SH MSI mengatakan, jika acara semarak Ramadhan ini selain mengadakan lomba juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi yg lebih baik antar pengurus masjid dan masyarakat di kelurahan sukajadi. “Acara ini bukan cuma untuk lomba tapi jugo Kito jadike ajang silahturahmi bagi masyarakat terkhusus pengurus-pengurus masjid di lingkungan kelurahan Sukajadi” ujar pak lurah dalam sambutannya

Selanjutnya ketua IKADI Prabumulih ustadz Mohamad Mufid MPdI sebagai pelaksana menuturkan bahwa kegiatan ini sangat positif dan perlu kita dukung bersama.

“Ramadhan seperti festival amal shaleh. Kita semua diperintahkan Allah untuk berlomba-lomba amal shaleh dan memberikan ibadah terbaik di hadapan Allah SWT. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada generasi anak dan remaja untuk mencintai masjid dan Al Qur’an. Saya berharap 10 atau 20 tahun ke depan, akan tumbuh generasi yang tangguh dan berkarakter Islami.”jelas ketua IKADI Prabumulih.(Har)

Semarak Ramadhan 1442 H. Panitia bersama Ikadi, takmir masjid Al-Muhajirin dan kelurahan Sukajadi gelar lomba adzan dan hafalan surat pendek

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan 1442 H , kelurahan Sukajadi prabumulih timur bersama dengan Ikadi mengadakan kegiatan semarak Ramadhan 1442 H yang diadakan di masjid Al-Muhajirin jl. Ra Kartini Sukajadi dan masjid Baiturrahman perumnas Sukajadi hari Sabtu dan Ahad 12 dan 13 Ramdhan (24-25/2021)

Acara yg bertujuan untuk meningkatkan ibadah dan ukhuwah islamiah serta sebagai momen silaturahmi di bulan yg penuh berkah Ramadhan 1442 H tersebut diisi dengan kegiatan lomba adzan dan hafalan surat pendek

Acara tersebut melibatkan siswa SD dan SMP yg berasal dari utusan mushalah dan masjid juga yayasan yg berada di lingkungan kelurahan sukajadi sebagai peserta

Ketua panita pelaksana HILMAN SAID mengatakan bahwa acara tsb menargetkan untuk mengikutsertakan 50 peserta , namun antusias dari warga dan pengurus masjid di kelurahan Sukajadi akhirnya acara tersebut dikikuti oleh 55 peserta yg terdiri dari 30 peserta lomba adzan dan 25 peserta lomba ayat- ayat pendek. Dan kemungkinan peserta masih akan bertambah karena untuk pendaftaran lomba ayat pendek masih dibuka.

Dalam sambutannya pada acara pembukaan lurah Sukajadi BPK Deni trianzah SH MSI mengatakan, jika acara semarak Ramadhan ini selain mengadakan lomba juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi yg lebih baik antar pengurus masjid dan masyarakat di kelurahan sukajadi. “Acara ini bukan cuma untuk lomba tapi jugo Kito jadike ajang silahturahmi bagi masyarakat terkhusus pengurus-pengurus masjid di lingkungan kelurahan Sukajadi” ujar pak lurah dalam sambutannya

Selanjutnya ketua Ikadi prabumulih ustadz Mohamad Mufid MPdI sebagai pelaksana menuturkan bahwa kegiatan ini sangat positif dan perlu kita dukung bersama.

“Ramadhan seperti festival amal shaleh. Kita semua diperintahkan Allah untuk berlomba-lomba amal shaleh dan memberikan ibadah terbaik di hadapan Allah SWT. Salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada generasi anak dan remaja untuk mencintai masjid dan Al Qur’an. Saya berharap 10 atau 20 tahun ke depan, akan tumbuh generasi yang tangguh dan berkarakter Islami.” Jelas ketua Ikadi prabumulih

Milikilah tujuan hidup

Hidup adalah perjalanan yang di isi serangkaian pelajaran & sederet ujian

Jangan berdo’a untuk meminta agar hidup lebih mudah tapi memintalah agar kita diberikan kekuatan, sebab tanpa ujian dan kesulitan kita tidak akan dapat belajar dari perjalanan ini.

Jangan berdo’a meminta beban yang ringan untuk dipikul tapi mintalah kita memiliki punggung yang kuat untuk mampu memikul beban yang berat sekalipun.

Hidup memang tidak mudah kawan 😊.

Perlu perjuangan, ketekunan, kesabaran, pengorbanan juga keberanian, & hidup membutuhkan toleransi, persaudara’an, silaturahmi juga berbagi.

Jika terasa Lelah untuk berlari, berjalanlah

Jika tak kuat untuk berjalan, merangkaklah

Jika merangkak pun sudah tak mampu, maka bergulinglah.

Kadang dalam perjalanan kita merasa lelah, menyerah dan putus asa. Maka jangan pernah berhenti untuk terus melangkah dengan tekad dan keyakinan hingga kelak mencapai tujuan.

Ukuran kekuatan seseorang bisa dilihat dari seberapa kuat dia mampu bertahan dalam menghadapi masalah dan tekanan hidup yang begitu rumit.

Ingatlah..

Setiap hari yang kita hadapi sebenarnya akan membawa kita pada perkara-perkara yang indah meski itu berduri dan melewati jalan-jalan yang dipenuhi kerikil-kerikil tajam.

IKADI Prabumulih gelar sekolah DA’I

Prabumulih times – IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) Prabumulih membuka kegiatan Sekolah Da’i di masjid Al-Hikmah Prabujaya Sabtu lalu (27/2) yang diikuti oleh perwakilan-perwakilan masjid yang ada di prabumulih.

Pelatihan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan Pelatihan dan Bedah Buku “Khutbah Jum’at Penggugah Iman” karangan Ketua IKADI Mohammad Mufid, M.PdI bersama para asatidz lainya yang bertempat di Aula Islahul Ummah beberapa waktu lalu yang diikuti sebanyak 160 peserta perwakilan dari masjid-masjid se-Kota Prabumulih.

Kegiatan Sekolah Dai akan berpindah dari satu masjid ke masjid yang lain sesuai kesepakatan. Jumlah peserta dibatasi maksimal 50 orang. Pertemuan diadakan satu pekan sekali, setiap hari Sabtu pukul 13.00-16.00 WIB. Tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah

H. Nas Nurmal, SH, M.Si dalam kata sambutannya selaku Takmir Masjid Al-Hikmah Prabujaya mengatakan jika dirinya dan pengurus meminta kepada pengurus IKADI untuk menjadi tuan rumah pertama pada kegiatan tersebut, dan disetujui oleh IKADI.

“Alhamdulillah, kegiatan yang sudah lama kita nantikan akhirnya pada hari ini kita mulai dan semoga kegiatan ini akan terus kita laksanakan karena sangat penting untuk kita yang masih perlu banyak belajar,” ujar pak Nas.

Ketua IKADI Prabumulih Mohammad Mufid, M.PdI didampingi Kepala Sekolah Da’i Muslimin Jamir mengatakan Program Sekolah Dai Gratis, tidak dipungut biaya sama sekali. “Ini sebagai komitmen IKADI memfasilitasi masyarakat yang ingin belajar agama lebih dalam lagi,” ujar Ustadz Mufid.

Selanjutnya Ustadz Mufid juga menyampaikan Materi yang disampaikan antara lain, Urgensi Dakwah, Akhlaq Da’i, Retorika Dakwah, Khutbah Jum’at, Penguatan Ruhiyah Dai, Fiqhud Dakwah, Dakwah Fardiyah, Public Speaking, Dakwah di era milenial, medsos dan tradisional, Shirah Nabawiyah dan sebagainya.

Kepala sekolah DA’I Muslimin Jamir, S.IP, MM yang juga merupakan owner dari MJ QUA menuturkan jika ada satu program khusus jelang Ramadhan, IKADI akan mengadakan Bedah Buku berjudul “Pesan dan Nasihat Untuk Para Pejuang Ramadhan” sekaligus Pelatihan Kultum Ramadhan bagi Para Takmir Masjid yang akan diadakan pada pekan ke 2 bulan Maret mendatang. Undangannya akan segera kita kirimkan.

“Terimakasih untuk amanah sebagai Kepala Sekolah Da’i yang telah diberikan oleh Ketua IKADI dan tentunya harapan kita semua jika kegiatan ini akan terlaksana dengan baik juga akan menghasilkan para da’i muda yang profesional,” tutur Muslimin

Salah satu peserta dari Masjid Baiturrahman Cambai Muhammad Darso berharap jika kegiatan ini akan terus dilanjutkan dan ini juga bisa menjadi alasan bagi pemerintah untuk segera memberikan izin untuk semua kegiatan umat Islam di masjid-masjid. (Hary)