BUKA SEKOLAH DAI LEVEL 2

Prabumulih Times //.Kalau kita dengar kata Level, biasanya kita ingat makanan seblak dengan level kepedasan yang berbeda, level 1, level 2, level 3.

Tapi tidak dengan sekolah dai level 2. Program ini adalah program tindak lanjut sekolah dai yang digagas dan sudah berjalan enam bulan lebih terhitung dari bulan Maret sampai September 2021.

Program sekolah dai Level 2 memang beda dengan level 1. Pada level 2, peserta dituntut lebih serius dan materi yang disajikan pun lebih menarik, diantaranya kajian tafsir Al Quran, tafsir Hadits, Fiqh Dakwah, Retorika Dakwah, Perkembangan Dunia Islam Kontemporer, dan sebagainya.

Program Sekolah Dai Level 2 resmi dibuka pada hari Sabtu l, 9 Oktober 2021 oleh ketua Ikadi Prabumulih ustadz Mohamad Mufid, M.Pd.I dan dihadiri oleh beberapa ormas Islam Prabumulih seperti BKPRMI, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Yayasan Ishlahul Ummah.

Sekolah da’i level 2 kali ini akan dilaksanakan selama 12 kali pertemuan atau 3 bulan (Oktober- Desember) di sekretariat bersama IKADI Salimah di Jalan Matahari Gunung Ibul, Prabumulih Timur.

Sekolah da’i LEVEL 2 gelombang pertama ini bersifat terbatas. Pesertanya pun dibatasi hanya 20 orang siswa saja yang berasal dari alumni pelatihan khutbah Jum’at dan kultum Ramadhan yang aktif mengikuti kegiatan sekolah da’i sebelumnya.

Ketua IKADI prabumulih Mohamad Mufid, saat ditemui wartawan mengatakan kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen IKADI Prabumulih untuk memberikan layanan dan memfasilitasi para peserta untuk mengembangkan potensi keterampilan di bidang dakwah.

“Alhamdulillah peserta sangat antusias. Rencana awal peserta dibatasi maksimal 20 orang. Ternyata peserta yang mendaftarkan diri melebihi target pendaftaran sampai 37 orang. Makanya kita buka gelombang kedua dan sudah terdaftar di bulan Januari-Maret 2022” jelas ustadz Mufid

Tak hanya itu pada akhir pertemuan dibilang Desember nanti, para peserta akan diajak rihlah ke Pagaralam.

Kepala sekolah DA’I level 2 muslimin jamir saat dibincangi mengatakan “Insya Allah di akhir pertemuan ke 12 para peserta sekolah dai kita ajak untuk Rihlah ke Pagar Alam sebagai salah satu penerapan metode pembelajaran karya wisata” tutur muslim (red)

HSS120

Tinggalkan komentar