Judi jekpot ditengah pademi covid19

Ada ada saja ulah warga prabumulih, ditengah pemerintah sedang sibuk-sibuknya melakukan program pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yg dimulai hari ini Rabu 27 Mei 2020 . untuk mencegah penyebaran wabah COVID19 di Prabumulih.Sebagai warga yg baik taat akan aturan seharusnya mematuhi anjuran pemerintah untuk diam dirumah saja, jaga jarak, pakai masker dan menjauhi keramaian, namun tidak dengan ibu hyn(43) warga jalan Arimbi prabujaya justru membuat pusat keramaian berupa alat judi jekpot.Mendapat informasi dari masyarakat, Lurah prabujaya bersama babinkamtibmas dan Babinsa mendatangi kediaman ibu hyn Rabu malam( 27 Mei 2020) sekira pukul 21:00 atau pukul 09 malam mendapati kebenaran jika dikediaman ibu hyn dijadikan tempat perjudian jekpot yg tentunya tempat berkumpulnya para penggemar judi tsb.Lurah prabujaya SEPTA mengatakan jika ibu hyn ini sudah didatangi RT setempat dan diberi peringatan agar menutup tempat perjudian tsb namun tetap membandel. ” Kedatangan kami kesini sebagai tindak lanjut laporan masyarakat melalui RT agar ibu hyn menutup tempat judi jekpot ini, apalagi kota Prabumulih sedang melakukan PSBB, jadi kami mohon agar warga mematuhi aturan-aturan yg diberikan pemerintah salah satunya dengan tidak melakukan kegiatan yg dapat menimbulkan keramaian, yah seperti judi jekpot ini” ujar SEPTABabinkamtibmas Hernawan mengungkapkan jika kali ini ibu hyn kita berikan peringatan terlebih dahulu agar tempat judi jekpot ini ditutup sampai seterusnya jika tetap melanggar maka pihak kepolisian akan mengambil langkah hukum.Sementara itu ALEX (48) warga sekitar mengatakan jika dengan adanya tempat judi jekpot ini membuat resah masyarakat. selain banyak orang luar yg datang keluar masuk , warga juga merasa terganggu dengan suara ribut teriakan pemain jekpot tsb, warga juga berharap agar pemerintah lebih serius menangani hal tsb agar warga masyarakat merasa aman dan nyaman dan kepada masyarakat agar sekiranya dapat mematuhi aturan pemerintah agar wabah COVID19 ini segera berlalu. ” Stop nian pak jekpot ini, lalu pacak segalo bentuk perjudian dak katek lagi di kampung kami ini, pokoknyo mokasih untuk pak lurah, pak polisi dan TNI yg telah menutup tempat jekpot ini” kata alek

Tinggalkan komentar