Asal DD , Di Mura BPD Kena Tusuk

MUSI RAWAS , Sriwijaya Times – Pemerintah Desa ( Pemdes ) Tri Anggun Jaya Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas ( Mura ) Provinsi Sumatera Selatan ( Sum-Sel ) sedang melakukan pelaksanaan pembangunan drenase yang mengunakan alokasi anggaran Dana Desa ( DD ) tahap pertama di tahun 2020 .

Namun setelah pembangunan cor beton drenase tersebut sedang berjalan , mendapat protes dari ketua Badan Pengawasan Desa ( BPD ) Tri Anggun Jaya Alkino (26) karena tidak sesuai prosedur .

Sehingga antara ketua BPD dan Pemdes Tri Anggun Jaya maupun pengawasan bangunan , terjadi peristiwa selisih paham dan cek – cok adu mulut .

Akhirnya ketua BPD Tri Anggun Jaya menyetop pelaksanaan pekerjaan dan merusak papan cor bangunan drenase tersebut .

Akibat cek – cok itulah dimediasi oleh Kapospol Bumi Makmur AIPTU Edi Gumay dan ketua BPD mengakui kesalahannya serta akan mengganti papan cor yang dirusak olehnya dan menyuruh pekerja untuk bekerja kembali .

Namun keesokan harinya ketiga pelaku yang menurut keterangan masyarakat selaku pengawas keamanan pembangunan siring tersebut mendatangi rumah korban dan membuka dinding rumah korban yang terbuat dari papan.

Kemudian terjadi pekerlahian antara ketua BPD dan ketiga orang diduga pengawas saat itu di rumahnya , sedangkan teman ketua BPD yang datang bertamu yaitu Nok.

Berusaha untuk memisahkan perkelahian tersebut namun ia terkena bacokan parang dan tembakan dari pelaku setelah korban terjatuh bersimbah darah dan juga pelaku Ardi mengalami luka bacok lalu ketiga kabur meninggalkan korban.

Kapolres Kabupaten Mura AKBP Suhendro Sik melalui Kapolsek Muara Lakitan Iptu Romi (27/4) membenarkan adanya kejadian perkelahian tersebut .

Yakni Ketua BPD Desa Tri Anggun, Alkino (26) warga Desa Tri Anggun Jaya Kecamatan Muara Lakitan dikeroyok tiga oknum pengawas keamanan proyek, berinisial A (40), P (38) dan Ad (36), yang kesemuanya warga Desa Tri Anggun Jaya.

Akibat kejadian itu korban Alkino mengalami luka pada kepala bagian atas sebelah kanan dan luka pada perut sebelah kiri .

Sehingga dilarikan ke RS PALI dan dirujuk ke RS Palembang , dan korban Nok mengalami luka bacok pada bagian wajah sebelah kiri, luka tembak pada perut sebelah kiri tembus ke belakang, luka bacok pada bagian tangan kiri dan luka pada kepala bagian belakang, dirawat di rs PALI dan dirujuk ke RS Palembang juga .

Sedangkan A (pelaku) mengalami putus lengan dirawat di RS Siti Aisyah Lubuklinggau .

” Kemudian Barang bukti (BB) 1 (satu) pucuk senpira 1 (satu) bilah parang 1 (satu) batang kayu 1 (satu) buah jam tangan, 1 (satu) pasang sendal jepit dan 1 (satu) sobekan kulit , telah kami amankan guna penyidikan lebih lanjut , ” tegasnya .( Sumber Berita Silmed ) .( Zul )

Tinggalkan komentar